Watu Kapala Tosoro (2)

Oleh: Saleh Hanan

Para arkeolog bawah laut dunia kini, selalu mencari daratan Atlantis. Hilang sekitar tahun 9000 SM. Pencarian berdasarkan fiksi ilmiah Atlantis. Negeri dengan peradaban tinggi, namun tenggelam tanpa daya. Menjadi dasar laut baru hanya dalam satu malam. Ditulis Plato, tahun 360 SM.
Namun puluhan ribu mil dari perairan Malta, Eropa, kordinat pencarian itu, terdapat Kepulauan Tukang Besi, Wakatobi. Kepulauan yang muncul.
Proses endogen, pergerakan lempeng bumi membuat dasar laut naik. Disusul proses eksogen. Angin, ombak, arus, menyusun koloni terumbu karang di tepi batu yang muncul. Proses endogen makin mengangkat komposisi itu menjadi pulau-pulau. Habitat koloni mengering.
Terjadi pada jaman tersier hingga akhir jaman miosen, jutaan tahun lalu.
Beda dari tektonik escape yang menciptakan sesar-sesar, belahan-belahan. Perbedaan flora dan fauna pulau terdekat, misalnya Pulau Buton, mengkonfirmasi ini.
Drama geologis itu dapat dilihat pada situs Watu Kapala Tosore. Bukit batu yang dipandang turun-temurun sebagai fosil kapal karam. Berada di tengah ribuan fosil karang dan kerang, di padang rumput dataran rendah antara perbukitan Wungka dan Liya, Pulau Wangi-Wangi.
Jika Watu Kapala Tosore benar-benar fosil kapal, itu kejadian jutaan tahun lalu berarti. Sesuai teori fosil juga.
Pelabuhan di kiri atau kanan adalah alasan kapal itu memasuki selat. Peradaban pelabuhan yang pasti lebih tua dari Portus, pelabuhan moderen Romawi Kuno. Tahun 70 SM.
Pulau-pulau ini begitu kecil dan dikelilingi laut dalam. Tempat jalan yang lebih ideal dibanding melewati selat tanpa alasan.
Kemungkinan lain, berlindung dari badai. Lalu terjebak proses eksogen, yang menebalkan pulau.

Jika ekosistem padang rumput Watu Kapala Tosore dulu adalah laut, sudah pasti Wakatobi adalah pulau-pulau yang muncul. Kebalikan dari Atlantis yang tenggelam.
Jika saja Plato mengetahuinya, niscaya, mungkin, akan ada dua cerita? Tentang tragedi tenggelamnya Atlantis, dan suka cita munculnya Wakatobi. Duh, jangan biarkan ia tenggelam.

Jikaโ€ฆ!

#ceritakanwakatobi

(Foto : Leno, Meky)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *