Universitas Muslim Buton: Tebar Beasiswa untuk Temukan Mahasiswa Berkualitas

Oleh: IBRAHIM MARSELA

Untuk menemukan mahasiswa berprestasi, Universitas Muslim Buton menyediakan beberapa beasiswa untuk putra putri terbaik Buton dan Indonesia pada umumnya. UMU Buton menyadari bahwa persaingan di era Industri 4.0, membutuhkan generasi cerdas yang memiliki daya saing tinggi. Untuk itu, UMU membutuhkan kekuatan input, dengan menyediakan berbagai beasiswa.

Menurut Ibrahim Marsela (Ketua Yayasan Pendidikan Kepulauan Buton) mengatakan bahwa “Beasiswa menjadi jalan bagi siswa berprestasi melanjutkan kejenjang pendidikan strata satu S1. Universitas Muslim Buton (UMU Buton) menawarkan berbagai macam beasiswa kepada calon mahasiswa S1, diantaranya adalah Progran Beasiswa Ekonomi, Program Beasiswa Unggul, Program Beasiswa Prestasi dan Progran Beasiswa Hafidz Qur’an yang sepenuhnya di biyai dari yayasan. Program Beasiswa Ekonomi diberikan dalam bentuk bebas biaya studi 8 semester (4 tahun). Kuota penerima Beasiswa ini sebanyak 20 orang. Syaratnya, pendaftar memiliki nilai rata-rata raport di atas 7,5 dan selalu mendapat peringkat 10 besar di kelas selama 4 semester. Penerima Beasiswa Ekonomi harus mampu menyelesaikan kuliah dalam kurun waktu 4 tahun akademik. Bagi penerima beasiswa yang mendapatkan IPK di bawah 3,00 pada semester berjalan, maka tidak mendapatkan Beasiswa pada semester berikutnya.

Peserta yang lulus seleksi wawancara dan administrasi Gelombang 1 priode 01 Maret s/d 29 Mei 2020 namun tidak lulus seleksi berkas pengajuan beasiswa, harus membayar SPP dan SPB (Cicilan SPP/SPB) selambat-lambatnya Juli 2020 sesuai priode seleksi.

Pengajuan beasiswa ekonomi Universitas Muslim Buton tahun akademik 2020/2021 terbuka bagi lulusan SMA/Sederajat tahun 2020, 2019 dan 2018 yang mendaftar dan lulus seleksi masuk Universitas Muslim Buton periode Gelombang 1 Periode 01 Maret s/d 29 Mei 2020 dan Gelombang 2 Periode 04 Juni s/d 13 Juli 2020 dengan prestasi akademik sangat baik namun MEMILIKI KESULITAN EKONOMI untuk mengikuti dan/atau menyelesaikan pendidikan di Universitas.

Baca Juga Tiga Literasi: Kesiapan untuk Memasuki era Industri 4.0 (bagian 1)

Prosedur Pendaftaran Beasiswa Ekonomi:
1) Calon mahasiswa mendaftar Seleksi masuk Universitas Muslim Buton Gelombang 1 Priode 01 Maret 2020 -29 Mei 2020, Gelombang 2 Priode 04 Juni 2020-13 Juli 2020. Program Reguler 17 Juli 5 September 2020.
2) Calon mahasiswa melengkapi data diri, memilih program beasiswa dan mencetak kartu seleksi masuk.
3) Surat Keterangan Miskin (SKM), Surat Keterangan tidak Mampu (SKTM) dari kelurahan.
4) Scan Kartu Keluarga (KK), Scan KTP/Kartu Pelajar, Scan KTP kedua orang tua, Scan Nilai Rapor semester 1-5 di legalisir, Foto bagian depan dan belakang Rumah tinggal calon mahasiswa, Scan bukti pembayaran listrik, Scan tagihan PBB.
5) Karya tulis 4 (empat) paragraf yang terdiri dari 600 (enam ratus) kata dan tidak lebih dari 1000 (seribu kata) dengan tema “Mengapa Saya Layak Mendapatkan Beasiswa Ekonomi Universitas Muslim Buton”
6) Seluruh berkas disimpan dalam format pdf. Seluruh berkas yang telah di ubah ke dalam format. pdf di kumpulkan dalam satu folder dan di-compress dalam format.zip.
7) Calon mahasiswa mengirimkan seluruh berkas pengajuan beasiswa selambat-lambatnya tanggal 01 Maret 2020.
8) Ketidakmampuan calon mahasiswa pengaju beasiswa untuk mengikuti segala aturan yang telah ditetapkan oleh panitia menyebabkan tidak di terimanya berkas pengajuan beasiswa tampa pemberitahuan lebih dahulu.
9) Panitia seleksi beasiswa Ekonomi UMU Buton 2020/2021 akan melakukan seleksi beasiswa ekonomi periode Maret 2020 dan periode Juni 2020 secara bersamaan pada pertengahan bulan Juli 2020.
Calon mahasiswa yang dinyatakan tidak mendapatkan Beasiswa Ekonomi dapat mendaftar ulang sebagai mahasiswa UMU program reguler selambat-lambatnya 12 Juni 2020 dan 27 Juli 2020.

Seri A Ulasan Program Beasiswa EKONOMI, Menyusul Seri B Program Beasiswa UNGGUL, Seri C Program Beasiswa PRESTASI dan Beasiswa HAFIDZ QUR’AN.

Baca Juga Tinjauan Kritis ATAS VISI MARITIM Wakatobi: Belajar dari Norwegia

Tiga Literasi: Kesiapan untuk Memasuki era Industri 4.0 (bagian 1)

Tiga Ekonom Menang Nobel: Salah Satu Riset Mereka tentang Impres SD di Indonesia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *