Tindoi: Jejak Peradaban (ini Catatan untuk Kadis Pertanian, tentang Kebijakan Pertanian Raja Liya)

Oleh:

Saleh Hanan

Dalam waktu singkat saya sudah berada di Desa Tindoi. Pagi ini pukul 09.00 tanggal 14 Desember 2019. Dipanggil konsultan ahli Bumdes dan camat untuk bicara dalam pelatihan Bumdes.
Saya mengenang kelakar rekan saya dari TNW saat melihat saya membeli nangka di pasar pagi tadi, “orang Liya kok beli nangka di pasar.”
Yang ia maksud adalah, Liya itu terkenal sebagai produsen nangka.
Saat saya tiba di Tindoi, karena saya bukan ahli Bumdes saya akhirnya punya pilihan materi tentang nangka dan ironi desa penghasil nangka, Liya.

Well, semua pasangan suami istri berusia 40 tahun ke atas di pulau ini pasti melalui masa pacaran mereka di Liya. Tujuannya mencicipi buah nangka, nanas, mangga, yang baru turun dari pohonnya.
Tapi itu dulu. Sekarang banyak pohon nangka dan mangga sudah ditebang.
Dari mana cerita Liya sebagai pusat buah-buahan? Raja Liya di zamannya membuat kebijakan semua sempadan jalan harus ditanami nangka, mangga, kelapa, untuk tujuan menjamu orang yang lewat di jalan-jalan itu dan dalam keadaan haus atau lapar.
Dari cerita nangka dan Liya, saya menemukan materi yang perlu untuk Bumdes Desa Tindoi. Ini desa pertanian sejatinya. Saya ingin tahu impian mereka tentang Tindoi, tentang Bumdes, apakah menjadi distributor barang toko atau merespon hasil tani. Jika pilihan kedua jatuhnya maka jawabannya tiada lain: konservasi tanah, air, dan pohon di kawasan Tindoi Maleko.

Diskusi atas catatan Saleh Hanan

Bumdes harus dibangun dengan konsep konsep ABCD (Aset, basic, comunity, Development) sehingga terbangun BUMDES yang sesuai dengan potensi desa masing masing. Banyak BUMDES tetapi tak berdaya, karena kita tidak memiliki data mengenai potensi masalah yang ada di desa tersebut, mulai dari Masalah modal budaya, modal sosial, modal simboliknya. Kita hanya lebih banyak fokus pada modak finansial.

Rata-rata
[14/12 10.42] Saleh Hanan: Tindoi, Wangi-Wangi, Wakatobi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *