Potensi Pengembangan Desa Wisata Posalu

Wangi-Wangi – Desa wisata Posalu merupakan salah satu desa wisata yang memiliki potensi yang cukup  beragam. Mulai dari potensi wisata hutan yang terdiri dari hutan adat Kaindea Wanse, Hutan Tindoi. Potensi wisata hutan ini dapat dikembangkan dengan menggunakan forest tourism dimana pengunjung dapat menikmati sejarah hutan kadhia Wanse, menikmati oksigen murni, serta berbagai hasil hutan nonkayu.

Di samping itu, potensi wisata Posalu adalah wisata agro. Karena Posalu merupakan wilayah pertanian yang subur di pulau Wangi-Wangi. Di Posalu ada banyak tanaman produktif, seperti kelapa, pala, cengkeh, pinang dan enau. Melalui beberapa tanaman unggulan ini pengembangan agro wisata dapat dikembangkan di desa Posalu kecamatan Wangi-Wangi kabupaten Wakatobi.

Selain itu, desa wisata Posalu juga mempunyai situs benteng Tindoi sebagai salah satu wisata sejarah. Benteng yang berada di tengah-tengah hutan Tindoi merupakan salah satu situs sejarah yang paling penting untuk dikembangkan sebagai wisata sejarah dan ziarah di desa ini. Selanjutnya, Tindoi juga mempuyai potensi wisata sejarah berupa watu lumba-lumba atau batu lumba-lumba yang juga dapat dikembangkan sebagai situs budaya yang dapat menarik minat wisatawan yang datang ke desa wisata.

Di arah selatan desa Posalu, di sekitar wungka onuai atau bukit lipan, terdapat juga satu situs yaitu sapatu la mainaka, salah seorang leluhur Wakatobi yang ada di daerah ini. Bagi masyarakat setempat la mainaka merupakan tokoh keramat yang dikenal luas di daerah ini. Oleh karena itu, desa wisata Posalu memiliki potensi wisata budaya yang cukup kuat. Belum lagi ditambah dengan berbagai tarian tradisional, seperti kenta-kenta, pajogi dan tari makanjara. Ini akan menjadikan desa Posalu sebagai salah satu desa wisata yang ada di Wakatobi.

Potensi wisata lain yang ada di desa wisata Posalu adalah adanya beberapa tempat strategis berupa landscap yang ada. Beberapa landscap itu antara lain adalah sebelah timur benteng Tindoi. Dari sana kita akan menyaksikan pemendangan matahari terbit, pemandangan luas ke arah bandara Matahora, serta hamparan lahan luas yang indah. Sementara di sebelah barat benteng, kita akan menyaksikan terbenamnya matahari.

Wilayah ini juga berpotensi untuk dikembangkan beberapa homestay karena suhu yang sejuk, karena berada di samping hutan kaindea sara Wanse yang telah berumur ratusan tahun. Dengan diusungnya desa Posalu sebagai desa wisata, maka ini merupakan salah satu keberanian kepala desa Posalu dan masyarakatnya. Hanya saja, untuk mendapatkan pengembangan desa wisata yang baik, perlu ditunjang oleh rencana induk desa wisata Posalu sehingga ada dokumen sebagai acuan. Melalui renstra itu, seluruh komponen akan memberikan kontribusi dalam pengembangan desa wisata Posalu, termasuk pemerintah dan swasta (su001).

Baca juga Watu Towengka atau Sombu Dive Icon Desa Wisata Sombu

2 thoughts on “Potensi Pengembangan Desa Wisata Posalu

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *