Peran SMK di Era Industri 4.0

Wangi-Wangi – Arus globalisasi sudah tidak terbendung masuk ke Indonesia. Disertai dengan perkembangan teknologi yang semakin canggih, dunia kini memasuki era revolusi industri 4.0, yang menekankan pada pola (1) digital economy, (2) artificial intelligence, (3) big data, (4) robotic, dan lain sebagainya atau dikenal dengan fenomena disruptive innovation[1]. Menghadapi tantangan tersebut, pengelolaan sekolah harus diarahkan kepada pengelolaan suatu lembaga pendidikan harus diarahkan untuk melestarikan dan mengembangkan, termasuk dalam menghasilkan berbagai produk pendidikan termasuk di sekolah dan di dunia perguruan tinggi. Karena di masa depan kebudayaan akan ditentukan oleh bagaimana inovasi kebudayaan itu dilakukan sesuai dengan tuntutan zamannya.

Generasi masa depan harus disiapkan untuk memasuki era revolusi industri 4.0 itu sebagai sebuah persiapan suatu daerah atau kebudayaan dalam menyambut masa depan mereka. Oleh karena itu, untuk memasuki era industry 4.0 seluruh daerah dan kebudayaan di dunia harus mampu mengubah paradigmanya dalam membangun kebudayaan mereka. Dalam mendukung era industry ini, semua para pemangku kepentingan dalam bidang pendidikan yang ada di Wakatobi harus diarahkan kepada suatu kebijakan pendidikan yang jelas dan terstruktur serta sistematik dengan melihat aspek penting pada era industri ini.

Untuk memasuki era industri tersebut, SMK Unggulan Wakatobi melakukan aktivitas pembersihan sekolah sebagai manifestasi dari pola pendidikan karakter kepada anak didik. Karena generasi masa depan adalah generasi yang memiliki karakter yang mampu menjaga nilai-nilai budaya universal, seperti kebersihan. Budaya ini sangat penting diperkenalkan kepada anak didik sejak di sekolah, karena mereka akan memahami budaya bersih itu, mulai dari budaya bersih badan, lingkungan, hingga bersih dalam berpikir, merasa dan bertingkah laku.

One thought on “Peran SMK di Era Industri 4.0

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *