Pemilihan Kepala Desa Longa: Kembang Setaman

Kemarin, baru saja ditetapkan tiga orang calon kepala desa Longa, yaitu Ihsan, La ode Maskur, dan Irwan. Ketiganya adalah putra terbaik Desa Longa yang tentunya juga masih tetap hidup dalam suasana kekeluargaan. Ketiga orang ini dimata saya adalah mereka yang telah mengabdikan dirinya kepada Longa. Ihsan yang pernah menjadi kepala Sekolah SMP Swasta Waopu Jenggo dan pernah menjabat sebagai kepala desa Longa satu periode, kembali mendaftarkan diri sebagai calon kepala desa Longa periode ke dua.

Foto: Tiga Calon Kades Longa

               Sementara La Ode Maskur alias Aniadi adalah putra terbaik Longa yang lain, yang juga sangat konsen memperhatikan pembangunan Longa. Beliau juga adalah pernah menjadi pemimpin di SMP Swasta Wa Opu Jenggo dan telah membawa sekolah ini menjadi lebih maju, sebelum diserahkan kepada Sumiadi untuk memimpin sekolah ini. Saat ini beliau juga sedang mengerjakan proyek pambangunan taman desa yang dananya dari kementrian.

Selanjutnya, Irwan adalah sosok yang paling muda dari ketiga calon ini. Dia adalah lulusan Universitas Dayanu Ikhsanuddin Baubau. Beliau juga adalah salah satu agen pembaharu Desa Longa yang selama ini memperjuangkan kemajuan desa Longa, khususnya dalam memutuskan rantai kemiskinan kultural dari segi pendidikan. Rela berjuang di rantau orang untuk menuntut ilmu demi masa depan kampung kita, Longa.

Ketiga calon itu adalah putra-putri terbaik desa Longa saat ini yang sempat mendaftarkan diri menjadi calon kepala desa. Kita bisa berharap, ketiganya menjaga nilai-nilai demokrasi yang baik, saling menghargai, menjaga silatuhrami, sehingga mereka melaksanakan politik santun dan bersifat kekeluargaan sebagai kembang setaman. Untuk itu, persaingan kepala desa Longa hendaknya mengedepankan aspek gagasan dan program kerja.

Baca Juga Legenda Cinta Sedarah, Kampung yang Tenggelam

Sebagai generasi Longa yang kini sudah tinggal di luar Longa, kami berharap situasi politik dalam pemilihan kepala desa Longa dijaga dan jangan sampai saling mencederai. Selanjutnya, kami juga menghimbau untuk tidak melakukan politik uang dalam pemilihan kepala desa ke depan. Mereka harus membangun program, yang penting untuk pengembangan Wangi-Wangi Timur Baru yang berbasis sumber daya manusia. Karena Longa hanya dapat dibangun melalui pengembangan Sumber Daya Manusia.

Longa sebagai daerah yang tandus, hendaknya diprogramkan pengembangan ekonomi kreatif, pengebangan pariwisata yang harus dijadikan sebagai program unggulan setiap calon kepala desa. Walaupun suasana pilkades Longa sudah mulai memanas, tetapi kami dari generasi Longa yang ada di Kendari berharap bahwa pemilihan kelapa desa Longa tetap berjalan damai dalam konteks kekeluargaan. Silatuhrahmi juga perlu dilakukan terus menerus, dan visi dan misi setiap calon juga harus disampaikan di depan public, agar masyarakat dapat memahami program kerja yang ditawarkan oleh setiap calon (su001).

Baca Juga Potensi Pengembangan Desa Wisata Posalu

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *