Pemasangan Plate Nomor Rumah di Desa Meletumbo Kecamatan Kolono

Kecamatan Kolono merupakan salah satu kecematan yang berada di Kabupaten Konawe Selatan. Kecamatan Kolono terdiri dari beberapa desa Salah satu desa yang ada di kecamatan kolono ini adalah Desa Meletumbo. Desa Meletumbo tersebut secara administrasif   berada di wilayah Kecamatan Kolono Kabupaten Konawe Selatan Provinsi Sulawesi Tenggara yang terletak 84 km arah selatan kota kendari. Definitif pada tahun 1996 pemekaran dari desa Awunio dengan luas ± 81.000 ha. Dengan jumlah penduduk 561 jiwa yang terdiri dari  129 kk dan terdiri dari tiga Dusun dan sembilan RT . Desa tersebut diapit oleh Teluk Kolono di sebelah barat dan perbukitan, Posisinya sangat strategis,karna berada pada jalan poros kendari. Desa meletumbo inilah salah satu desa yang di usulkan oleh Universitas Halu Oleo yang di jadikan sebagai lokasi pengabdian masyarakat lewat jalur KKN(Kuliah Kerja Nyata) Reguler Tahun Ajaran 2018-2019 lokasinya yang berada di wilayah perbatasan antara Desa Roda dan Desa Awonio. Melalui jalur KKN inilah kami sebagai mahasiswa sekaligus masyarakat Desa Meletumbo melakukan atau menyusun  beberapa program kerja antara lain adalah pemasangan gerbang di tiap-tiap lorong di mana dalam waktu menyambut momen HUT RI  yang ke 75,dan salah satunya adalah Pemasangan Plate Nomor Rumah di tiap-tiap dusun yang berada di Desa Meletumbo antara lain Dusun 1 Lobota,Dusun II Kurandu, dan Dusun III Ranooha.

plat rumah2
KKN UHO berpose di Desa Desa Meletumbo Kecamatan Kolono Kabupaten Konawe Selatan 

Sehubungan dengan itu, pelaksanaan program kerja yang kami bangun di masyarakat berdampak positif walaupun belum tersruktur dengan baik dan sistematis.  Di sisi lain pemasangan plate nomor rumah beranjak dari dusun 1 Lobota,II Kurandu,III Ranooha sekaligus di rangkaikan dengan kunjungan atau silahturahim pada warga masyarakat desa. Dalam pemasangan plate nomor rumah menyitah waktu ± 660 menit/ jam yang di laksanakan oleh beberapa anggota peserta KKN Reguler UHO yang terdiri dari tiga laki-laki dan empat perempuan. Dalam tahap pelaksanaan pemasangan plate nomor rumah ini masyarakat akan mengetahui dan mempermudah untuk mendata penduduk dengan harapan agar masyarakat bisa mengelolah dan merawat plate penomoran rumah. Kemudian di lakukan evaluasi dan monitoring untuk mengetahui kekurangan dalam pelaksanaan program. Melalui proses evaluasi, kekurangan yang terjadi dalam pelaksanaan program dapat di perbaiki menjadi lebih baik dan di lakukan dengan mengontrol pemasangan plate dan melakukan bimbingan terhadap aparat desa atau yang mewakili agar adanya proses yang berkelanjutan  karena tentunya    pendataan  masih membutuhkan pembinbingan dalam proses pelaksanaan program tersebut (tn010).

Penulis : Tania

Editor: Marlin

Baca Juga TUJUH TEMPAT WISATA DI MUNA YANG PALING MENAKJUBKAN

Perpustakaan Desa Sombu: Tautan Warga dengan Dunia Luar (Bagian 2)

Inovasi desa Wisata dan Pengembangan Sultra Menjadi Bali Alternatif

Janji Pantai Oro Binongko & La Promesse de Plage Chatelaillon

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *