Pelayaran Rempah Para Sabangka

Seri 12: Dunia Desa Wakatobi

Oleh: Saleh Hanan

“Mungkin kita tidak terdapat dalam riwayat hidupnya, tapi kita menemukannya dalam catatan hidup kita, masing-masing sabangka.”

Begitu kata pelaut tua, sang membaca peta. Wakatobi yang dicarinya, tidak ditemukan dalam riwayat hidup jalur rempah itu.
Meski dalam pengetahuannya, ada ribuan kapal, ribuan pelayaran rempah, telah dikendalikan dari sini. Dalam masa yang panjang.
Sampai jalur rempah olehnya dihafal mati. Oleh para pendahulunya, atau teman pelaut semasa yang disebutnya sabangka.
Masing-masing sabangka memiliki catatan hidup pelayaran rempah.

Dan pagi tadi, diantara bangkai kapal-kapal di pantai Dusun Tanayilandu, Wakatobi, sebuah masa telah terhenti.
Masa yang sama ketika orang-orang Wakatobi masih memenuhi sendiri kebutuhan barang dengan pelayaran, dan mengumpul uang hasil pelayaran rempah di dalam gantang-gantang dari kaleng gula, di pulau-pulau karang ini.

Pagi tadi. Diantara kapal-kapal melapuk, yang tak mampu melawan proses kimia, sesungguhnya terlihat kecemasan.
Suatu kekuatan pelayar-pedagang melampau. Sedang bergerak menuju titik ketakutan: akan menyisakan populasi konsumen yang diserbu pasokan barang, dari ekspedisi lain, dari luar.

Akan tetapi itu pelaut tua tadi, yang masih hidup di masa tren otomasi industri 4.0 ini, mengirim pesan, untuk kita tak mengesampingkan gagasan.
Merangkai sejarah, teknologi dan manusia dalam satu sistem nilai cerdas ciber-fisik.
Mana tau, pendiri Google berminat mengadopsi satu kapal. Hingga nama kapalnya menjadi PLM Larry Page & Sergey Brin.
Pun tiga-empat pengumpul sampah plastik memiliki kapal, dan menamainya PLM Green Sail.

Seperti Singapura melihat pelabuhan sebagai awal kehidupan, lalu teknologi kecerdasan memajukan kota pelabuhan.
Seperti Tobelo melihat kelapa awal kehidupan, dan bertekad menanam kemajuan dari investasi perkelapaan.
Seperti itu.
Untuk kita melihat pelayaran rempah lebih dari sejarah.
Sebab, pelayaran para sabangka itu, bukan fiksi.

CeritakanWakatobi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *