Kotaku akan Lockdown Total

Oleh: Irna Sari dewi
Papua, adalah salah satu kota di Indonesia yang menerapkan lockdown lebih awal sejak adanya pendemi Covid-19. Penutupan wilayah ini yang rencananya berlaku sejak tenggal 26 Maret s/d 9 April kini diperpanjang. Aktivitas masyarakat sejak tanggal tersebut berlangsung dari jam 06.00-14.00. Namun pembatasan aktivitas ini nampaknya kurang efektif karena masih banyaknya masyarakat yang kurang bahkan tidak menerapkan aturan yang telah dikeluarkan pemeritah khususya masyarakat Kota Timika. Hal ini seperti yang telah disampaikan oleh Bupati Kab. Mimika Omaleng yang dilansir melalui harianpapua.news.id โ€œSaya liat aktivitas masyarakat di atas jam 2 siang malah semakin banyak. Sehingga kami akan rapat dan akan kami tutup total 24 jam selama 14 hari.โ€ Kata Bupati Omelang usai melantik pengurus PKK di Pendopo rumah negara.
Keputusan yang mencanangkan lockdown total selama 14 hari ke depan bukan tanpa alasan. Hal ini dikarenakan dari pantauan pemeritah aktivitas masyarakat yang makin ramai di atas jam 2 siang, yang dianggap berpotensi tinggi untuk menularkan virus Covid-19. Akan tetapi dengan adanya keputusan tersebut apakah ada solusi yang ditawarkan pemeritah untuk mencukupi kebutuhan warga? Hal ini juga telah disampaikan oleh Pak Bupati bahwa akan ada bantuan yang akan disalurkan kepada masyarakat yang kurang mampu, bahkan kepada tukang ojek sekalipun.
Bapak Bupati juga meegaskan jika masyarakat tidak menerapkan apa yang telah disampaikan maka akan ditindaklanjuti dan memberikan sanksi tegas kepada mereka yang tidak mengindahkan aturan tersebut.
Dan perlu diketahui bahwa sampai kemarin (15/4) data yang beredar mengenai penyebaran Covid-19 yakni PDP 64 orang, ODP 147 orang, OTG 221 orang, Positif 19 orang, sembuh 3 orang, dan meninggal 3 orang. (Irsad, Timika)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *