Kondisi SMA Negeri 3 Kulisusu Utara: Diknas, Target ke Depan Akreditasi B

Oleh: Suharmin

Sekolah ini bernama SMA Negeri 3 Kulisusu Utara, merupakan salah satu sekolah paling terisolir di Kabupaten Buton Utara. Terletak di Desa Bira Kecamatan Kulisusu Utara, dan didirikan pada tahun 2015. Sekolah ini ditempuh dengan jarak sekitar 60 km dari Ibu Kota Buton Utara. Anak usia sekolah yang menempuh pendidikan disini berjumlah sekitar 50-an.

Baca Juga Tiga Program UMU Buton: Menjadi Aspek Penting Mengapa Harus Kuliah Di UMU?

Pada hari Rabu tanggal 15 Januari 2020, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Sulawesi Tenggara melakukan Kunjungan Kerja pada sekolah ini guna memastikan bahwa Peroses Belajar Mengajar (PBM) berjalan dengan baik meskipun dengan kondisi kantor dan sarana penunjang pembelajaran yang sangat memprihatinkan. Kondisi Kantor sekolah ini berdinding papan beratap seng bekas berukuran kira-kira 4 x 6 meter. Selain kantor, bangunan darurat tersebut juga digunakan sebagai perpustakaan tempat tidur bagi guru sekaligus dapur bagi guru yang tinggal di sekolah tersebut.

Menurut pengakuan Kepala Sekolah, sejumlah guru dan siswa, sejak sekolah ini didirikan, belum pernah dikunjungi dan dipantau langsung oleh pejabat dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Sulawesi Tenggara, apalagi setingkat Kepala Dinas kecuali Bapak Asrun Lio.

Baca Juga Hafis Qur’an, Menjadi Tawaran kepada MAN Wangi-Wangi untuk Kuliah dengan Beasiswa di UMU Buton

Berdasarkan catatan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Sulawesi Tenggara, sekolah ini merupakan salah satu sekolah yang siswanya berprestasi. Diantaranya adalah sebagai Anggota Paskibra tingkat Provinsi Sulawesi Tenggara, menjuarai sejumlah lomba Mata Pelajaran tingkat Provinsi Sulawesi Tenggara serta lomba Ekstrakurikuler, baik tingkat Kabupaten maupun Provinsi.

Semangat siswa untuk belajar cukup tinggi meskipun akses menuju sekolah 3 km dari pusat perkampungan dan harus ditempuh melalui jalan kaki dengan mendaki.

Baca Juga UNIVERSITAS MUSLIM BUTON GOES TO SCHOOL

Ke depan sekolah ini akan menjadi skala prioritas bagi Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Sulawesi Tenggara untuk dibenahi sarana dan prasarananya agar dapat terakriditasi minimal B, naik dari akreditasi sekarang ini yang hanya mendapatkan nilai C karena kekurangan sarana dan prasarana pendukung.

Editor: Sumiman Udu

Baca Juga ITB Menyematkan Doktor Honoris Causa untuk Jusuf Kalla: Sebuah Apresiasi yang Menginspirasi

Intrik Kuasa: Memicu Seteru, Memacu Konflik Wuna–Buton

Universitas Muslim Buton, Kembali Bertemu dengan Siswa SMA Negeri 2 Lakudo

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *