Bukit Tumada: Destinasi Wisata Tempat Melepas Lelah

34607768_672293753132771_3811204105586606080_n
Di bukit Tumada kelapa muda 3 biji 5000

Desa Tumada, Kapontori Buton – Perjalanan melintasi daratan pulau Buton, melewati jalur barat merupakan jalur yang sangat melelahkan. Jalur Kendari Baubau, atau Kendari Kamaru ini harus dilalui dengan jalur yang berliku serta jalan yang tidak semuanya mulus. Rasa letih, akan menghampiri semua pengguna jalur ini. Tetapi Anda semua tidak perlu resah, jika Anda melewati puncak tumada, maka berhentilah sebentar, karena di sana Anda akan menikmati pemandangan yang indah, lanskap mangrow dan laut yang indah, serta sunset yang mencumbu punggung pulau Muna. Di sana juga Anda dapat menikmati kelapa muda yang sangat murah, yaitu Rp.5000 untuk 3 biji. Tetapi kalau Anda peduli wisata, maka berikanlah harga yang pantas, sehingga warga dapat lebih semangat dalam mengelola wisata ini.

Aspak lain, yang Anda dapat nikmati adalah kopi hitamnya yang juga dapat membuat mata kita bisa menyala kembali setelah capek dan ngantuk selama perjalanan panjang Kendari, Amolengo, Labuan Tumada. Jarak yang hampir 200 km itu, pasti membuat mengantuk. Oleh karena itu, pesanlah kopi hitam, agar mata Anda bisa terbuka lebar selama perjalanan ke Kamaru dan Baubau. Harganya juga sangat terjangkau, Rp.5000/gelas.

Baca Juga Transformasi Mitos ke Konsep Konservasi Modern: Bank Ikan pada Desa Wisata Kulati (bagian 2)

Perjalanan malam, sangat asyik, karena di sana juga Anda menikmati bintang-bintang sebelum meneruskan perjalanan Anda. Dan kalau membutuhkan makanan berat, di sana juga tersedia, sehingga perjalanan Anda akan nyaman setelah singgah di destinasi wisata Puncak Tumada Kapuntori Buton (Wikipedia).

34690241_319293558605858_1717533129335373824_n.jpg
Potensi Kelapa yang ada di Pulau Buton

Destinasi ini akan lebih baik, kalau sudah ada intervensi pemerintah daerah, sehingga tersedia ruang parkir yang memadai, sehingga kendaraan bisa aman dan tidak mengganggu pinggir jalan. Kita bisa berharap daerah ini dapat menjadi ruang destinasi yang baik. Maka diperlukan juga berbagai produk yang dapat memanjakan pengunjung. Beberapa produk itu adalah pijat refleksi, jus, serta buah-buahan segar, sehingga dapat membuat tubuh menjadi lebih segar.

Perjalanan panjang menuju Very Kamaru, yang ditempuh pada malam hari, maka jangan lupa menikmati malam Anda di bukit Tumada. Karena di sana Anda akan istrahat, sebelum melanjutkan perjalanan yang masih 60 kilo meter dari bukit ini. Sementara kalau ke baus, masih butuh jarak yang kurang lebih 82 km. Sehingga istrahat di sini, akan memulihkan tenaga Anda, sekaligus menikmati berbagai produk wisata masyarakat desa ini.

Kita bisa berharap, di bukit ini semakin banyak produk wisata, dan juga kenyamanan berparkir, sehingga para traveler ini dapat lebih nyaman, dan juga dapat belanja dengan manja di bukit ini. Kita juga berharap, destinasi ini dapat menjadi perhatian pemerintah setempat, sebagai ruang baru pengembangan ekonomi masyarakat (mrl005).

Baca Juga Desa Wisata Kulati Memiliki Fasilitas Home Stay yang Layak Huni

20 Tahun Tak Pernah di Aspal, Warga La Wele Tanam Pisang Demi Paru-Paru Anak-anak

Mengembangkan Tanaman Hortikultural: Menuju Kemandirian Pangan Wakatobi

 

4 thoughts on “Bukit Tumada: Destinasi Wisata Tempat Melepas Lelah

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *