Budidaya Pegagan: Membangun Apotik Hidup Berbasis Desa

Pengembangan desa, perlu dilakukan secara komprehensif. Untuk itu, menghidupkan pengetahuan lokal masyarakat tentang dunia kesehatan, berarti mengembalikan desa kepada upaya pelestarian lingkungan mereka. Salah satunya adalah dengan membangun apotik hidup berbasis desa. Ini penting, karena akan membantu usaha pengembangan obat-obat tradisional sebagai salah satu jenis bisnis yang dikelola oleh Badan Usaha Milik Desa.

Kalau kita melihat beberapa referensi di internet, maka kita akan menemaukan berbagai informasi mengenai pegagan. Ini merupakan tanaman yang sudah lama dikenal oleh masyarakat Indonesia. Di Wakatobi pegagan dikenal dengan nama gantu galaga, dan tersebar di berbagai daerah. Tanaman ini kerap kali tumbuh liar di pekarangan rumah. Atau mungkin anda tidak menyadari bahwa di pekarangan rumah anda tumbuh tanaman yang satu ini. Padahal jika mengetahuinya, tanaman yang satu ini merupakan tanaman yang kaya akan manfaat bahkan memiliki banyak khasiat salah satunya untuk meningkatkan kecerdasan otak. Benarkah tamanan pegagan dapat meningkatkan kecerdasan otak, untuk itu mari kita bahas tanaman yang satu ini.

Baca Juga Inovasi desa Wisata dan Pengembangan Sultra Menjadi Bali Alternatif

Berdasarkan hasil penelitian, daun Pegagan (Centella asiatica ) atau biasa disebut juga dengan nama antanan atau daun kaki kuda, memiliki kandungan kimiawi yang terdiri dari asiaticoside, thankuniside, isothankuniside, madecassoside, brahmoside, brahmic acid, brahminoside, madasiatic acid, meso-inositol, centelloside, carotenoids, hydrocotylin, vellarine, tanin serta garam mineral seperti kalium, natrium, magnesium, kalsium dan besi. Diduga glikosida triterpenoida yang disebut asiaticoside merupakan antilepra dan penyembuh luka yang sangat luar biasa. Zat vellarine yang ada memberikan rasa pahit[1].

Kebanyakan pegagan dikonsumsi segar untuk lalapan, tetapi ada yang dikeringkan untuk dijadikan teh, diambil ekstraknya untuk dibuat kapsul atau diolah menjadi krem, salep, obat jerawat, maupun body lotion.

Baca JUga Tiga Tempat yang Paling Dirindukan Mantan di Wakatobi

Manfaat dan Khasiat Daun Pegagan
1. Meningkatkan daya ingat
2. Meningkatkan syaraf memori
3. Meningkatkan mental dan stamina tubuh
4. Menghentikan pendarahan (haemostatika)
5. Membersihkan darah
6. Melancarkan peredaran darah
7. Peluruh kencing (diuretika)
8. Penurun panas (antipiretika)
9. Anti bakteri, tonik, antispasma, antiinflamasi, hipotensif, insektisida, antialergi dan stimulan
Saponin yang ada menghambat produksi jaringan bekas luka yang berlebihan (menghambat terjadinya keloid)
10. Meningkatkan sirkulasi darah pada lengan dan kaki
11. Mencegah varises dan salah urat
12. Menurunkan gejala stres dan depresi

Mungkin kenapa daun pegagan dapat meningkatkan kecerdasan otak, karena salah satu khasiat pegagan yaitu dapat mengingkatkan daya ingat itulah yang menyebabkan dapat meningkatkan kecerdasan otak. Tapi jika ingin cerdas, tentunya tidak hanya mengkonsumsi daun pegagan saja justru yang jauh lebih penting ialah dengan belajar yang tekun.

Melihat besarnya manfaat fungsi daun pegagan, maka desa-desa sekarang sudah dapat mengembangkan budidaya pegagan sebagai apotik hidup yang mereka kelola di desa. Ini akan membuka lapangan kerja, sekaligus akan meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat. Oleh karena itu, pengembangan kebun obat sebagai apotik hidup, merupakan salah satu bentuk usaha yang dapat dikelola oleh desa-desa wisata yang ada di Indonesia (su001).

Baca Juga TUJUH TEMPAT WISATA DI MUNA YANG PALING MENAKJUBKAN

Keindahan Wisata Pulau Labengki: Surga di Konawe Utara

Festival Benteng Tindoi Maleko: Mendorong Pariwisata Desa dalam Merawat Alam

[1] http://pemkomedan.go.id/artikel-12998-kandungan-dan-manfaat-daun-pegagan-.html diakses pada tanggal 24 November 2018