Algoritma La Morumoru (bagian 2)

Oleh: Saleh Hanan

La Moru, suku kata aslinya. Pengulangan menjadi Morumoru, dalam bahasa percakapan orang pulau (Wakatobi) menunjukkan kehangatan penyebut, atau secara verbal berarti semacam, seperti, bisa juga bermakna ekosistem La Moru.
La Moru, punya definisi sendiri tentang pembangunan berkelanjutan. Seperti juga di Kepulauan Faroe, Denmark. Pembangunan berkelanjutan pada penduduk desa pembantai paus itu adalah pembantaian massal mamalia paus tetap berlangsung setiap musim.

Baca Juga Algoritma La Morumoru

Para pemburu ikan hiu di Jepang jika ditanya tentang pembangunan berkelanjutan, jawabannya tak mengejutkan: pembangunan berkelanjutan bagi mereka adalah berburu hiu yang tak berkesudahan.
Dari La Morumoru dengan pohon bambu dan pasar keranjangnya, sampai pembantai paus dan penangkap hiu, terbuka kemungkinan lain: pembangunan berkelanjutan versi para penimbun pantai jangan-jangan artinya tak menimbun tak membangun?

Baca juga Metode La Uge: Konsep Survival dalam Era Industri 4.0 (1)

(Klinik Bersalin Budimulia Makassar, 31 Desember 2019)

Baca juga Rahasia Al Qurโ€™an tentang Konsep Kabupaten Maritim (2)

Rahasia Al Qurโ€™an tentang Konsep Kabupaten Maritim (1)

Al Qurโ€™an sebagai Sumber Ilmu Pengetahuan Modern

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *